Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More

Kamis, 18 November 2010

pedih

Engkau yang sedang patah hati
Menangislah dan jangan ragu ungkapkan
Betapa pedih hati yang tersakiti
Racun yang membunuhmu secara perlahan

Engkau yang saat ini pilu
Betapa menanggung beban kepedihan
Tumpahkan sakit itu dalam tangismu
Yang menusuk relung hati yang paling dalam

Hanya diri sendiri
Yang tak mungkin orang lain akan mengerti
Di sini ku temani kau dalam tangismu
Bila air mata dapat cairkan hati
Kan ku cabut duri pedih dalam hatimu
Agar kulihat, senyum di tidurmu malam nanti
Anggaplah semua ini
Satu langkah dewasakan diri
Dan tak terpungkiri
Juga bagi...

Engkau yang hatinya terluka
Di peluk nestapa tersapu derita
Seiring saat keringnya air mata
Tak mampu menahan pedih yang tak ada habisnya

Hanya diri sendiri
Yang tak mungkin orang lain akan mengerti
Di sini ku temani kau dalam tangismu
Bila air mata dapat cairkan hati
Kan ku cabut duri pedih dalam hatimu
Agar kulihat, senyum di tidurmu malam nanti
Anggaplah semua ini
Satu langkah dewasakan diri
Dan tak terpungkiri
Juga bagi..mu...


 


 

kalian pasti tau kan ? nie adalah lagu dari last child, sebuah lagu yang di buat dengan lirik yang indah dan begitu dalam. Dimana ceritanya yaitu curhatan mengenai sebuah perjalanan cinta yang di akhiri dengan kesedihan dan sakit hati.

    Saat ku mendengar itu ku merasa sebuah perasaan yang begitu menekan hati, ya...... wajar aja kali itu karena ku juga saat ni sedang merasakannya. Hm........sebuah cerita yang pahit, walaupun pahit namun ku harus sabar menghadapinya.

    Coba aja kalian dengar dan rasakan begitu dalam lirik yang di buatnya..........

0 komentar:

Posting Komentar

 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | Blogger Templates